FAKTABANDUNG.ID – Sejarah baru tercipta di dunia tenis tanah air.
Setelah dua dekade menanti, tim tenis putri Indonesia akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak play-off Grup Dunia Billie Jean King Cup 2026.
Kepastian ini didapat setelah Indonesia keluar sebagai runner-up Grup I zona Asia/Oseania yang berlangsung di India.
Skuad Merah Putih yang diperkuat oleh Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, Priska Nugroho, Anjali Kirana, dan Meydina Laviola menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen.
Meski pada laga terakhir harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor tipis 1-2, posisi kedua sudah cukup untuk melontarkan Indonesia ke level persaingan dunia.
Kebanggaan Aldila Sutjiadi
Petenis andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya atas pencapaian ini.
Melalui unggahan di media sosialnya, peraih emas SEA Games 2025 itu menekankan betapa bermaknanya keberhasilan ini setelah Indonesia absen di babak play-off dunia selama 20 tahun sejak ajang ini masih bernama Fed Cup.
“Kata-kata tak mampu sepenuhnya menggambarkan betapa bangganya saya terhadap tim ini. Setelah 20 tahun, akhirnya kami berhasil meraih tempat di Babak Play-Off Grup Dunia,” tulis Aldila, Selasa (14/4/2026).
Kekuatan Kebersamaan
Perjalanan menuju babak play-off tidaklah mudah. Di bawah komando kapten tim Christopher Rungkat, para srikandi tenis Indonesia harus melewati berbagai rintangan fisik maupun mental.
Aldila secara khusus mengapresiasi dedikasi rekan setim dan staf pelatih yang tetap solid di tengah tekanan kompetisi.
“Terima kasih telah memberikan segalanya dan selalu mendukung tim hingga akhir. Melalui semua tantangan, drama, dan malam-malam tanpa tidur, kami tetap bersatu dan tidak pernah kehilangan fokus pada tujuan kami,” ucap Aldila.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan moral yang diterima tim selama bertanding di India, termasuk bantuan dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat.
Bagi Aldila, perjalanan ini bukan sekadar mengejar angka di papan skor, melainkan sebuah pembuktian diri dan pengorbanan demi bangsa.
“Kami berjuang untuk tim kami, untuk teman-teman kami, dan untuk negara kami—tetapi yang terpenting, kami melakukan ini untuk diri kami sendiri. Ini lebih dari sekadar hasil. Ini adalah sebuah perjalanan, pengorbanan, dan momen yang tak akan pernah kami lupakan,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di babak play-off Grup Dunia, bersaing dengan negara-negara elite tenis global untuk memperebutkan posisi di grup utama dunia tahun depan.















