FAKTABANDUNG.ID — Beroperasinya kembali penerbangan langsung rute Bali–Bandung melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara mendatangkan kegembiraan bagi para pengguna jasa transportasi udara.
Warga dan wisatawan kini tak perlu lagi menempuh perjalanan darat ekstra dari Jakarta menuju Bandung.
Salah seorang penumpang asal Bandung, Santi, tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat mendarat kembali di Bandara Husein Sastranegara.
Selama hampir empat tahun terakhir, ia terpaksa melintasi rute penerbangan via Jakarta setiap kali kembali dari Bali.
“Happy banget. Kita sudah tiga tahun, empat tahun kali ya, tiap pulang lewat Jakarta. Sekarang bisa ke Bandung lagi. Happy banget sih,” ujar Santi.
Baca Juga: Mendorong Iklim Investasi, Dinas-Dinas Pemkot Bandung Unjuk Inovasi Pelayanan Publik
Kegembiraan tersebut dirasakannya secara spontan begitu melangkahkan kaki keluar dari pintu pesawat.
“Tadi juga keluar pesawat enggak tahu pengen teriak saja. Happy banget. Serius happy banget,” katanya.
Santi menjelaskan, efisiensi waktu menjadi dampak paling nyata dari reaktivasi rute ini. Sebelumnya, perjalanan darat dari Jakarta menuju Bandung kerap menyita waktu tambahan hingga 3–4 jam yang menguras fisik.
“Kalau ke Jakarta mah pulangnya badan sudah bubuk sampai sini. Enggak bisa jalan-jalan. Jadi dengan penerbangan ini bisa pulang langsung,” ungkapnya.
Dengan efisiensi ini, waktu untuk beraktivitas di Bandung menjadi jauh lebih optimal.
“Kalau uangnya banyak, seminggu sekali juga saya pengen pulang. Happy lah pokoknya,” seloroh Santi.
Santi berharap pengoperasian ini diiringi penambahan jadwal dan rute domestik lainnya agar Bandara Husein Sastranegara kembali ramai seperti semula.
“Harapannya untuk Bandara Husein ini, parkiran kembali seperti dulu lagi, ramai lagi, penerbangannya banyak lagi, ke mana-mana ada, jamnya banyak,” tuturnya.
Lebih Praktis, Hemat Biaya Transportasi Darat
Nada serupa disampaikan Diajeng, warga asal kawasan Dago, Bandung. Menurutnya, penerbangan langsung Bali–Bandung membuat mobilitasnya menjadi jauh lebih praktis dan memangkas waktu tempuh.
“Dari Bandung, dari Dago. Jadi sangat lebih cepat. Dari waktu sebelumnya kan ke Jakarta dulu. Sekarang sudah ada di Bandung, lebih praktis, lebih cepat,” terang Diajeng.
Ia juga menambahkan bahwa proses pemesanan tiket berlangsung mudah melalui aplikasi perjalanan digital dengan harga yang tetap bersaing.
“Dari harga masih sama karena ada promo. Kita dapat harga yang hampir sama kayak dari Jakarta. Cuma jadi lebih enak, enggak ada ongkos biaya lagi transportasi ke Jakarta,” jelasnya.
Diajeng mengusulkan agar peningkatan jumlah penerbangan dibarengi dengan pembenahan sarana dan infrastruktur pendukung di sekitar area bandara.
“Parkirnya juga bisa lebih besar lagi. Dari akses perjalanan ke sininya juga agak susah, kecil jalannya. Semoga nanti bisa lebih besar lagi dan lebih mudah,” kata Diajeng.
Ia juga menyambut baik wacana pembukaan kembali rute penerbangan internasional langsung dari Kota Bandung di masa mendatang.
“Semoga lebih banyak lagi ke tempat lainnya,” lanjutnya.
Wisatawan Rasakan Perubahan Fasilitas Bandara
Kesan positif juga dirasakan penumpang asal Bali, Tari. Memiliki kenangan masa kecil di Bandung saat mendampingi tugas sang ayah, Tari menilai kondisi fisik dan suasana Bandara Husein Sastranegara kini jauh lebih baik.
“Dulu sebenarnya aku sudah pernah pas Husein masih lama banget, tapi sekarang kesannya sudah jadi bagus banget, terus lebih nyaman juga,” tutur Tari.
Tari berharap konektivitas penerbangan dari dan menuju Bali terus ditingkatkan dengan tarif yang tetap terjangkau bagi para wisatawan.
“Harapannya semoga lebih banyak direct flight dari Bali ke Bandung dan harganya juga sekarang affordable. Semoga tetap affordable,” pungkasnya.













