FAKTABANDUNG.ID – Arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, mengalami peningkatan signifikan pada hari pertama libur panjang peringatan Hari Buruh (May Day), Jumat (1/5/2026).
Menanggapi lonjakan tersebut, Satlantas Polres Bogor resmi memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas satu arah (one way) menuju arah atas sejak pagi hari.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan bahwa kebijakan ini mulai diterapkan setelah petugas memastikan kelancaran mobilisasi massa buruh yang bergerak dari arah Bogor menuju Jakarta.
“Kami dari Satlantas sedang melaksanakan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak, yang mana rekayasa ini baru kami mulai proses laksanakan mulai pukul 07.30 WIB,” kata Ardian di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jumat pagi.
Menurutnya, prioritas awal petugas adalah mengawal pergerakan massa aksi.
“Sebelumnya, kami dari Polres Bogor mengantisipasi dalam rangka perayaan Hari Buruh itu banyak massa buruh yang berangkat ke arah Jakarta, maka kami laksanakan pengamanan dan pelaksanaan pelancaran arus, khususnya yang melintasi jalur wisata Puncak,” ucapnya.
Lonjakan Kendaraan Wisatawan
Data kepolisian menunjukkan kepadatan mulai terlihat sejak pukul 07.00 WIB. Tercatat lebih dari 2.000 kendaraan per jam keluar dari Exit Gerbang Tol Ciawi menuju jalur Puncak. Hal inilah yang mendasari keputusan pemberlakuan sistem satu arah.
“Sehingga pada saat pukul 07.30 WIB kami baru laksanakan one way menuju Puncak,” jelas Ardian.
Hingga pukul 09.00 WIB, jumlah total kendaraan yang memasuki jalur Puncak tercatat telah mencapai 13.156 unit.
Angka ini diprediksi akan terus bertambah mengingat status libur panjang yang berlangsung hingga akhir pekan.
Prediksi Puncak Arus Wisata
Pihak kepolisian memperkirakan bahwa gelombang wisatawan masih akan mengalir deras hingga hari Sabtu besok.
Ardian mengimbau masyarakat untuk memantau jadwal rekayasa agar tidak terjebak dalam penutupan arus.
“Hari Sabtu besok itu masih dominan kendaraan wisata yang menuju Puncak. Maka dari itu, pada saat pelaksanaan rekayasa mohon warga atau wisatawan menuju Puncak agar menyesuaikan waktu pemberlakuan rekayasa yang kami berlakukan,” tuturnya.
Bagi wisatawan yang hendak menuju Puncak, disarankan untuk berangkat lebih awal atau mencari jalur alternatif demi menghindari antrean panjang yang kerap terjadi di titik-titik rawan seperti Megamendung dan Pasar Cisarua.













