FAKTABANDUNG.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengumumkan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026) yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 mendatang.
Agenda besar sepuluh tahunan ini bertujuan untuk memotret peta kekuatan ekonomi di seluruh wilayah Bandung Barat.
Kepala BPS Kabupaten Bandung Barat, Yudiharto Trisnadi, menekankan bahwa kesuksesan sensus ini sangat bergantung pada kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat.
“Sensus ekonomi ini tidak hanya kerjaan BPS tapi kerjaan seluruh kita dan masyarakat yang akan melaksanan sensus 2026 kita mulai di bulan Mei 2026,” ujar Yudiharto, Selasa (14/4/2026).
Cakupan Seluruh Sektor Usaha
Yudiharto menjelaskan bahwa SE2026 akan menyasar seluruh pelaku ekonomi tanpa terkecuali.
Mulai dari perusahaan berskala besar, sektor pariwisata seperti hotel dan rumah makan, industri, perdagangan, hingga tren ekonomi digital yang kian berkembang pesat.
“Kita bisa mendapatkan sensus ekonomi itu lapangan. Usahanya semua dari perdagangan, industri, rumah makan, hotel semua sektor kita cakup,” jelasnya mengenai luasnya jangkauan pendataan tersebut.
Rekrutmen Petugas Berkualitas
Demi menjamin akurasi data di lapangan, BPS KBB berencana melakukan rekrutmen petugas sensus secara terbuka.
Fokus utama dalam seleksi ini adalah mencari SDM yang memiliki integritas dan kualitas kerja yang mumpuni.
“Kami akan berusaha mencari petugas yang berkualitas supaya pendataannya nanti bagus dan begitu jumlahnya sudah tahu (kebutuhan) nanti kita akan open reqrutmen,” tambahnya.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Pihak BPS juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Koordinasi intensif telah dilakukan mulai dari tingkat pimpinan daerah hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan kelancaran teknis di lapangan.
“Alhamdulilah kami didukung oleh stakeholder yang ada di Pemkab Bandung Barat dari mulai Bupati hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” tandas Yudiharto.
Data hasil Sensus Ekonomi 2026 ini nantinya akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat Bandung Barat.















