Daerah  

Gali Septic Tank Sedalam 2 Meter, Warga Kuningan Temukan Granat Aktif Peninggalan Masa Lalu

/Dok. Polres Kuningan

FAKTABANDUNG.ID – Warga Dusun Wage, Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, dikagetkan dengan penemuan sebuah benda logam yang diduga kuat sebagai granat aktif.

Benda berbahaya tersebut ditemukan tertimbun di kedalaman dua meter saat seorang warga tengah menggali tanah untuk pembuatan saluran pembuangan kotoran (septic tank).

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (2/5/2026) petang di halaman rumah milik Adi Novian Nur Huda.

Penemuan ini sempat memicu kekhawatiran sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan TNI pada Minggu pagi.

Kronologi Penemuan di Kedalaman Galian

Kapolsek Pancalang, Ipda Lukman Hakim, menjelaskan bahwa penemuan bermula saat seorang kuli bangunan bernama Yadi tengah melakukan penggalian rutin.

Saat cangkulnya membentur benda keras yang tidak biasa, Yadi mencoba mengangkatnya ke permukaan.

Benda tersebut berupa logam tua dengan struktur yang mencurigakan. Menyadari kejanggalan tersebut, Yadi segera melaporkannya kepada pemilik rumah.

“Awalnya Yadi yang menggali tanah karena diminta tolong Adi untuk membuat septik tank pada Sabtu sore. Setelah gali sampai 2 meter, Yadi kaget menemukan benda itu, lalu dia coba ambil dan dibawa ke atas,” kata Ipda Lukman Hakim saat dihubungi pada Senin (4/5/2026) siang.

Langkah Cepat Pemilik Rumah

Pemilik rumah, Adi Novian Nur Huda, yang berprofesi sebagai guru, segera melakukan penelusuran mandiri mengenai bentuk benda tersebut.

Merasa khawatir bahwa benda itu adalah bahan peledak yang masih berpotensi meledak, Adi memutuskan untuk membawa benda tersebut ke kantor polisi keesokan harinya.

Laporan ini direspons cepat oleh aparat gabungan yang terdiri dari unit Reskrim, Inafis, Samapta, hingga personel Koramil setempat.

Petugas langsung mengamankan area galian untuk memastikan tidak ada benda serupa yang masih tertimbun di lokasi tersebut.

Penanganan oleh Pihak Koramil

Hingga saat ini, jenis pasti dari granat tersebut masih dalam proses identifikasi lebih lanjut. Namun, sebagai langkah antisipasi, kepolisian telah menyerahkan temuan itu ke instansi militer setempat.

“Saat ini, benda tersebut telah diserahkan kepada pihak Koramil Pancalang untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Lukman.

Pihak kepolisian juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap penemuan benda-benda logam mencurigakan di dalam tanah.

Warga diminta untuk tidak menyentuh atau memindahkan benda tersebut secara mandiri dan segera melaporkan temuan kepada aparat terdekat guna menghindari risiko ledakan yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *