Tragis! Kurir Paket di Astanaanyar Dibegal Saat Berteduh, Motor dan 12 Paket Pelanggan Raib

Ilustrasi kasus begal sepeda motor

FAKTABANDUNG.ID – Aksi pembegalan sadis menimpa seorang kurir pengantar paket di Jalan Maksudi, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Minggu (3/5/2026) siang.

Dalam peristiwa yang terjadi di tengah hujan lebat tersebut, korban tidak hanya kehilangan sepeda motornya, tetapi juga belasan paket milik pelanggan yang siap diantar.

Aksi ini sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan mendadak viral di media sosial, memicu keprihatinan luas dari netizen.

Modus Pinjam Plastik di Tengah Hujan

Kapolsek Astanaanyar, Kompol Fetrizal S, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat korban menepi untuk berteduh di depan rumah warga.

Tak lama berselang, datang empat orang pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

Awalnya, para pelaku mencoba mengelabui korban dengan berpura-pura meminta bantuan untuk melindungi barang elektronik mereka dari air hujan.

“Salah satu pelaku bahkan meminta plastik untuk membungkus ponselnya, tetapi korban mengaku tidak memilikinya,” jelas Fetrizal saat memaparkan kronologi kejadian.

Penodongan Senjata Tajam

Suasana berubah mencekam ketika salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis pisau lipat dan menodongkannya ke arah vital korban.

“Pelaku mengeluarkan pisau lipat yang tersimpan di perut dan menodongkan pisau tersebut ke arah perut pelapor. Korban menghindar mundur dan berteriak minta tolong,” ucap Fetrizal.

Sayangnya, karena kondisi cuaca yang hujan sangat deras dan situasi jalanan yang sepi, teriakan minta tolong korban tidak terdengar oleh warga sekitar.

Belasan Paket Dibawa Kabur

Melihat korban yang ketakutan dan kunci kendaraan yang masih menggantung, para pelaku dengan leluasa membawa lari motor korban beserta barang hantarannya.

“Kunci motor masih menggantung di motor. Setelah itu, pelaku membawa motor beserta paket yang belum dikirim ke pemesan yang berjumlah 12 buah paket,” tambahnya.

Dua Pelaku Diringkus, Dua Lainnya Buron

Pihak Kepolisian Sektor Astanaanyar langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan berbekal rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Hasilnya, pada Minggu malam, tim buser berhasil mengamankan dua orang dari komplotan tersebut.

“Sudah diamankan dua orang,” kata Fetrizal saat dihubungi, Minggu (3/5/2026) malam.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui.

“Lagi pengembangan pelaku dua lagi,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi para pekerja logistik di lapangan untuk tetap waspada, terutama saat berada di tempat sepi meski dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *