FAKTABANDUNG.ID – Menteri Koperasi Ferry Juliantono memperkuat sinergi dengan PT PLN (Persero) untuk memperluas keterlibatan koperasi dalam sektor energi nasional.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dirancang untuk menggerakkan ekonomi dari level akar rumput.
Rencana kolaborasi ini dibahas dalam audiensi antara Menkop Ferry dengan Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, di Kantor Kementerian Koperasi, Rabu (22/4/2026).
Koperasi Jadi Ujung Tombak Layanan Listrik
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 2.000 koperasi telah dijangkau untuk mendukung integrasi layanan kelistrikan di pedesaan.
Salah satu peran yang sudah berjalan adalah keterlibatan koperasi dalam distribusi dan penjualan token listrik langsung ke masyarakat.
Ferry menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bukti nyata transformasi peran koperasi.
“Ini merupakan pertemuan yang menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan PT PLN melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini adalah bentuk nyata bagaimana koperasi hadir semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Ferry.
Inovasi Kapal Listrik dan Peluang Masa Depan
Selain layanan token, kolaborasi ini juga membidik sektor transportasi laut berkelanjutan.
PT PLN tengah mengembangkan inovasi kapal listrik untuk rute penyeberangan antar pulau di destinasi wisata unggulan seperti Nusa Penida dan Gili Trawangan.
Kementerian Koperasi melihat adanya potensi besar bagi koperasi untuk mengambil peran dalam pengelolaan layanan kapal listrik tersebut di masa mendatang.
Ferry optimistis bahwa masuknya koperasi ke industri energi hijau akan membuka peluang usaha baru yang lebih berkelanjutan bagi warga desa.
“Saya memandang langkah ini sebagai strategi besar untuk membawa koperasi masuk ke sektor energi masa depan, membuka peluang usaha berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi desa,” pungkasnya.













