Respons Keras Teheran: Selat Hormuz Tetap di Bawah Kendali Iran Meski Israel Lakukan Serangan

Peta Selat Hormuz. (Dok. Ist)

FAKTABANDUNG.ID – Iran merespons keras tekanan diplomatik dan militer dari pihak Barat dengan menegaskan hak legal mereka untuk menguasai Selat Hormuz.

Jalur pelayaran minyak paling vital di dunia ini menjadi titik api baru setelah Israel mengklaim telah menewaskan kepala angkatan laut Iran yang memimpin blokade di kawasan tersebut. Situasi ini membuat pasar energi global berada dalam posisi siaga satu.

Pejabat Iran menyatakan kepada media pemerintah bahwa mereka memiliki hak alami untuk mengontrol wilayah perairan tersebut, terutama setelah tewasnya Alireza Tangsiri.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan kontradiktif dengan menyebut bahwa militer Iran telah “hancur” dan para negosiator mereka mulai memohon untuk berdamai. Namun, klaim Trump ini segera dibantah oleh Teheran yang menegaskan tidak ada dialog yang berlangsung.

Blokade di Selat Hormuz mulai memberikan dampak nyata bagi ekonomi dunia, memicu lonjakan biaya logistik dan inflasi global.

ementara itu, konflik fisik terus meluas hingga ke Lebanon, bahkan serpihan rudal dari pencegatan udara dilaporkan telah memakan korban jiwa di Abu Dhabi.

Dunia kini menanti apakah rencana perdamaian 15 poin dari Amerika Serikat dapat meredam emosi kedua belah pihak sebelum krisis ini berubah menjadi perang skala penuh.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *