Ketegangan Timur Tengah: AS dan Israel Targetkan Infrastruktur Vital di Natanz

/Dok. FN

FAKTABANDUNG.ID – Konflik di Timur Tengah semakin memanas setelah fasilitas nuklir Natanz di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan udara pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026.

Kompleks pengayaan uranium Shahid Ahmadi Roshan yang sangat vital ini diserang oleh kekuatan militer Amerika Serikat dan Israel. Kejadian ini memicu kekhawatiran global akan dampak radiasi dan perluasan skala perang di kawasan tersebut.

Meski serangan tersebut dikonfirmasi kebenarannya, Organisasi Energi Atom Iran memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya kebocoran bahan radioaktif.

Laporan dari kantor berita Tasnim menyebutkan situasi di sekitar lokasi masih terkendali. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melalui Rafael Grossi juga memonitor situasi secara ketat dan mendesak semua pihak untuk menahan diri demi menghindari kecelakaan nuklir yang fatal.

Serangan ini memancing reaksi keras dari Rusia yang menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang nyata.

Namun, di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, justru memberikan peringatan bahwa serangan akan semakin intensif dalam beberapa hari ke depan. Pihak Israel dan AS menegaskan akan terus menargetkan infrastruktur yang menjadi penyokong rezim di Iran, menandakan konflik ini jauh dari kata usai.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *