Daerah  

Kembalikan Wibawa Kota Bandung, Dedi Mulyadi Instruksikan ASN Jaga Estetika Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau KDM (Kang Dedi Mulyadi)/Scsht Instagram.

FAKTABANDUNG.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam memulihkan “kharisma” Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi.

Pria yang akrab disapa KDM ini menekankan bahwa perubahan wajah kota harus dimulai dari disiplin pegawai pemerintah dalam menjaga estetika lingkungan kerja mereka.

Dalam arahannya, KDM meminta sinergi tanpa batas antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung demi menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata secara sistematis.

“Terima kasih kepada ASN Pemprov Jabar dan ASN Kota Bandung yang terus bahu-membahu membersihkan lingkungannya masing-masing. Minimal satu kilometer menuju kantor harus dalam kondisi bersih, tertata, indah, dan berestetika,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari laman resmi jabarprov.go.id, Sabtu (25/4/2026).

Transformasi Sampah dan Infrastruktur

KDM menaruh perhatian serius pada tumpukan sampah yang masih kerap ditemukan di berbagai sudut jalan.

Ia menegaskan bahwa masalah ini tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kita harus pastikan tidak ada lagi tumpukan sampah di sudut-sudut kota. Ini harus ditangani bersama,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jabar berencana mentransformasi TPA Sarimukti agar tidak hanya sekadar menjadi tempat pembuangan akhir, tetapi beralih menjadi fasilitas pengolahan sampah berbasis energi. Selain sampah, aspek keamanan dan pencahayaan kota menjadi poin krusial dalam arahannya. KDM menginginkan setiap sudut Bandung terpantau oleh teknologi yang saling terintegrasi.

“PJU tidak boleh ada yang mati. Semua harus terang. CCTV juga harus terintegrasi dengan baik antara provinsi dan kota,” kata KDM.

Solusi Kemacetan dan Banjir

Terkait infrastruktur, perbaikan drainase menjadi prioritas utama untuk membebaskan Kota Kembang dari ancaman banjir.

Sementara untuk mengatasi kemacetan di wilayah Bandung Raya, Dedi mendorong percepatan pembangunan fisik seperti flyover dan underpass, serta penerapan teknologi digital pada sistem lalu lintas.

“Lampu lalu lintas harus bisa menyesuaikan dengan kondisi kendaraan, sehingga lebih efektif mengurai kemacetan,” jelasnya.

Menutup arahannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemerintah Kota Bandung yang dinilai proaktif dalam menjalankan program perbaikan wajah kota ini.

Ia optimis Bandung akan kembali menemukan keanggunannya melalui kerja keras bersama.

“Terima kasih kepada Wali Kota Bandung yang setiap hari bahu-membahu dengan Pemprov Jabar untuk mengembalikan kharisma, wibawa, dan keanggunan Kota Bandung,” pungkas Dedi Mulyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *