Daerah  

KBB Mulai “Bersihkan” Langit Perkotaan: Kabel Semrawut Ditertibkan, Sistem Bawah Tanah Jadi Target

Pemkab Bandung Barat melakukan tata kelola tali listrik untuk tata kota dan keamanan. (Dok. Pemkab KBB)

FAKTABANDUNG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi memulai operasi penataan dan penertiban kabel udara yang terpasang semrawut di berbagai titik strategis kawasan perkotaan.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas banyaknya keluhan warga terkait estetika dan keamanan lingkungan yang terganggu oleh instalasi kabel yang tidak teratur.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) KBB, Ronny Rudiyana, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan komitmen pemerintah dalam menciptakan wajah kota yang lebih rapi dan nyaman dipandang.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

“Kami bersama APJATEL melaksanakan penertiban. Meski berizin, aspek kerapihan dan estetika kota tetap harus diperhatikan. Konsep kota yang baik tentu harus rapi,” ujar Ronny pada Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Tim DVI Identifikasi 41 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat

Ronny tidak menampik bahwa tumpukan kabel udara di beberapa wilayah telah memicu keresahan masyarakat. Hal inilah yang menjadi dasar kuat bagi Diskominfotik untuk segera turun ke lapangan.

“Pengaduan masyarakat sudah cukup banyak. Karena itu, penataan ini segera kami lakukan agar tercipta lingkungan yang lebih tertib,” tambahnya.

Transisi ke Sistem Bawah Tanah Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Bandung Barat sudah merancang transformasi besar dalam pengelolaan infrastruktur telekomunikasi.

Ronny mengungkapkan rencana penggunaan sistem ducting atau pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah.

Langkah transformatif ini diharapkan dapat menghapus ketergantungan pada tiang-tiang penyangga yang kerap menjadi titik penumpukan kabel udara.

Penataan ini akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah teknis dan para penyelenggara jaringan.

Melalui gerakan ini, Pemkab Bandung Barat berharap tidak hanya meningkatkan keindahan visual kota, tetapi juga meminimalisasi risiko kecelakaan atau gangguan layanan akibat kabel udara yang menjuntai atau terputus.

Baca Juga: Digitalisasi UMKM Bandung: GoFood Pangkas Waktu Pendaftaran Jadi 5 Menit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *