Faktabandung.id, NASIONAL – Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah dalam menangani situasi pasca demonstrasi akhir Agustus lalu yang berlangsung aman dan damai.
“Mengapresiasi pemerintah yang telah mengambil langkah cepat dalam memulihkan keamanan dan ketertiban umum, menindak pelaku anarkis, dan memastikan pelayanan publik berjalan secara normal,” ujar Prof. Jamaluddin Jompa di Makassar, Kamis (4/9).
Dalam pernyataan resminya, Rektor juga menyampaikan sejumlah poin penting sebagai bentuk penghargaan sekaligus pengingat kepada seluruh civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas).
Pertama, ia menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh civitas akademika Unhas dalam aksi damai yang digelar pada 29 Agustus 2025. Aksi tersebut diapresiasi masyarakat luas dan pemerintah karena mampu menjadi contoh penyampaian aspirasi secara santun dan sesuai dengan hukum.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas partisipasi seluruh civitas akademika Universitas Hasanuddin dalam demonstrasi damai yang telah berlangsung pada tanggal 29 Agustus 2025,” ucapnya.
“Apresiasi terhadap seluruh pimpinan Universitas Hasanuddin yang telah mendampingi anak-anak mahasiswa dalam menyalurkan aspirasinya tanpa mengganggu pihak manapun,” tambahnya.
Selain memberikan apresiasi, Rektor juga mengimbau kepada mahasiswa Unhas agar tetap menjaga ketertiban umum dan tidak terlibat dalam aksi-aksi anarkis yang merusak tatanan sosial.
“Kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa Universitas Hasanuddin untuk tidak terpancing melakukan demonstrasi anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta tidak terprovokasi oleh berita-berita hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi kewibawaan negara dan menaati hukum yang berlaku dalam menyampaikan pendapat.
“Jangan terlibat dalam merongrong kewibawaan negara melalui tindakan-tindakan yang melanggar hukum dan peraturan yang berlaku,” ujar Rektor.
Terakhir, Rektor memastikan bahwa pihak kampus selalu terbuka terhadap dialog dan siap mendengarkan aspirasi mahasiswa selama disampaikan dalam koridor demokrasi.
“Segenap pimpinan Universitas Hasanuddin akan selalu terbuka untuk berdialog dan mendengar aspirasi yang disampaikan sesuai kaidah-kaidah dan koridor demokrasi,” pungkasnya.















