Minyak Dunia Tembus US$100, Menkeu Jamin Harga Pertalite Tidak Naik

Menkeu menegaskan pemerintah fokus pada efektivitas dan ketepatan sasaran penyaluran BBM subsidi ketimbang menambah alokasi kuota./(Dok. Ist)

FAKTABANDUNG.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memanggil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Mars Ega Legowo ke Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/7/2026) siang.

Pertemuan tersebut digelar khusus untuk membahas kesiapan dan skema teknologi yang akan diterapkan Pertamina guna memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) serta LPG bersubsidi dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

“Ya saya ingin tahu bagaimana teknologi yang mau dipakai (Pertamina) untuk membatasi agar supaya subsidinya tepat sasaran,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jumat (24/7/2026).

Menkeu menyoroti ketimpangan penyaluran yang masih terjadi di lapangan. Berdasarkan laporan yang diterimanya, anggaran subsidi bernilai fantastis yang dialokasikan negara bagi masyarakat miskin justru masih kerap dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu maupun kelas menengah ke atas.

“Ini kan semua orang yang kaya juga bisa ambil Pertalite misalnya atau gas juga. Dia punya teknologi, saya ingin lihat teknologi kayak gimana sih, penerapannya seperti apa,” tegas Purbaya.

Baca Juga: DJP Kemenkeu Dinilai Belum Optimal Tagih Piutang Pajak, BPK: Berkualitas Macet Senilai Hampir 6 Triliun Rupiah

Tak Ada Pembahasan Kuota Tambahan

Di tengah lonjakan konsumsi masyarakat, Purbaya menegaskan bahwa agenda pertemuan tersebut tidak membicarakan mengenai rencana penambahan kuota BBM subsidi.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah mengunci efektivitas penyaluran agar volume kuota yang ada tetap terkendali.

“Tidak, tidak, tidak (ada pembahasan kenaikan kuota subsidi). Yang kita pastikan itu subsidinya tepat sasaran sehingga bisa terkendali volumenya, itu. Kalau itu nanti kita tunggu si Pertamina mengusulkan apa. Yang hal-hal yang lain saya akan lihat nanti,” jelasnya.

Jamin Harga Pertalite Tak Naik Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Di sisi lain, di tengah tren gejolak pasar global yang mengerek harga minyak mentah dunia kembali melampaui level US$100 per barel, Menkeu memberikan kepastian bagi masyarakat.

Ia menjamin bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite tidak akan dinaikkan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“BBM non-subsidi kan emang enggak disubsidi kan, terserah Pertamina itu ya. Kalau yang subsidi akan kita jaga terus,” pungkas Purbaya.

Baca Juga: Pastikan Keandalan Pasokan Avtur di Sumsel, Komut Pertamina Tinjau Operasional AFT SMB II Palembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *