Daerah  

Libur Panjang Paskah: Satlantas Polrestabes Bandung Siagakan 200 Personel di Titik Rawan Macet

/Dok. (Ist)

FAKTABANDUNG.ID – Menjelang libur panjang Jumat Agung dan Paskah akhir pekan ini, Kota Bandung diprediksi akan diserbu ribuan wisatawan.

Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang berpotensi melumpuhkan arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan menyiagakan ratusan personel.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP AH Hudi Ari, menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama masa long weekend tersebut.

“Dalam mengantisipasi kesiapan untuk Long Weekend dari Libur Nasional, kenaikan Isa Al Masih, dari jajaran Satuan Lalu Lintas sudah menyiapkan beberapa langkah langkah, terutama terkait dengan kekuatan kita siapkan, kurang lebih 200 personel lebih yang akan kita sebar ke seluruh titik-titik rawan yang ada di kota Bandung ini,” ujar Hudi di Bandung, Kamis (2/4/2026).

Fokus pada Gerbang Tol dan Pusat Perbelanjaan

Pihak kepolisian akan memprioritaskan pengawasan pada akses masuk utama Kota Bandung, terutama di gerbang-gerbang tol.

Selain itu, pusat perbelanjaan dan jalur arteri menuju destinasi wisata menjadi perhatian khusus karena kerap menjadi titik temu kepadatan kendaraan.

Beberapa lokasi ikonik di Kota Kembang seperti kawasan mal dan jalur menuju arah utara diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

“Untuk titik-titik lain, seperti pusat perbelanjaan, seperti mal-mal besar, baik itu di PVJ, Paskal, dan juga jalur-jalur yang menuju ke tempat wisata, seperti simpang lampu merah di Ledeng dan juga daerah Dago, juga kerap terjadi kepadatan,” ungkap Hudi.

Strategi Rekayasa Situasional

Guna mengurai antrean kendaraan, Satlantas telah menyiapkan skenario cara bertindak (CB) yang bersifat fleksibel.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan bergantung pada eskalasi kepadatan di lapangan.

“Jika terdapat kepadatan, kami sudah menyiapkan beberapa cara bertindak mulai dari rekayasa lalulintas sampai dengan buka tutup jalan,” pungkasnya.

Tak bekerja sendiri, Polrestabes Bandung juga menjalin koordinasi lintas wilayah. Untuk jalur menuju Lembang, pihak kepolisian bersinergi dengan Polres Cimahi, sementara pengamanan jalur Dago Atas hingga kawasan Tahura akan melibatkan koordinasi dengan Polresta Bandung.

Langkah ini diambil agar pengaturan arus kendaraan tetap sinkron dari hulu ke hilir, memberikan kenyamanan bagi warga lokal maupun wisatawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *