Nama PT Infinity dan PT Fasdeli Mencuat, KPK Harus Buktikan Ketegasan dalam Skandal Bea Cukai

(Dok. Ist)

FAKTABANDUNG.ID – Tekanan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kini berada di titik didih.

Investigasi yang sedang berjalan dinilai tidak boleh hanya berhenti pada satu korporasi saja, melainkan harus menyasar seluruh ekosistem yang terlibat dalam jaringan gelap logistik tersebut.

Analis kontra intelijen, Gautama Wiranegara, menegaskan bahwa Selasa, 31 Maret 2026, menjadi momentum penentu bagi integritas KPK.

Adanya temuan dua safe house bernilai puluhan miliar rupiah serta aliran dana rutin Rp7 miliar per bulan mengindikasikan bahwa ini bukan sekadar aksi individu. Skala sebesar ini mustahil dijalankan tanpa keterlibatan aparatur sipil negara lintas jabatan yang terstruktur rapi.

Jika penyidikan tidak segera diperluas, terdapat risiko tinggi terjadinya target hardening, di mana jaringan akan beradaptasi dan menghilangkan jejak.

Nama-nama seperti PT Infinity Nusantara Ekspres hingga PT Fasdeli International Express mulai mencuat di publik. KPK ditantang untuk membuktikan bahwa tidak ada praktik tebang pilih dalam membongkar akar masalah yang telah menurunkan performa penerimaan negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *