Faktabandung.id, NASIONAL – Lebih dari sepuluh merek lokal makanan dan minuman (F&B), komunitas, serta media, bergabung dalam aksi sosial bertajuk #LokalBantuWarga. Aksi ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan kondisi Jakarta pasca-demonstrasi yang terjadi awal September lalu.
Kegiatan ini berlangsung di Halte Transjakarta dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen, dan diinisiasi oleh pelaku bisnis lokal seperti Haus Indonesia, Janji Jiwa, Mecca Fried Chicken, hingga UMKM kuliner lainnya.
Chief Brand Officer Haus Indonesia Rezki Yanuar menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari semangat warga untuk saling membantu.
“Gerakan ini adalah wujud dari warga bantu warga. Kami menyasar tiga kelompok utama yaitu petugas kebersihan, mitra ojol, dan UMKM terdampak. Karena setelah kami turun langsung di awal September, kami sadar bahwa kolaborasi akan memperkuat dampaknya,” ujar Rezki.
Gerakan ini menyasar mereka yang selama ini berada di garis depan menjaga kota, seperti petugas PPSU, Pasukan Pelangi, dan para pengemudi ojek online (ojol).
Yang menarik, bantuan makanan dan minuman dalam aksi ini bukan berasal dari donasi pihak ketiga, melainkan dari hasil pembelian langsung panitia kepada UMKM lokal. Dengan cara ini, gerakan sosial ini juga turut menggerakkan roda ekonomi kecil.
Sebanyak lebih dari 3.000 porsi makanan dan minuman telah didistribusikan oleh sejumlah pelaku usaha seperti Haus Indonesia, Ayam Keprabon, RM Padang Payakumbuah, Roscik, Warung Tuang, Es Teh, Baker Old, hingga Cimol Bojot AA. Komunitas seperti Terang Jakarta, Modestalk, dan Muslimat Hidayatullah juga ikut ambil bagian, bersama media seperti Shift Media, Infia, Taubatters, Kawan Hawa, dan Big Alpha.
Sebelumnya, Haus Indonesia telah menyalurkan 300 paket makanan pada 2 September sebagai langkah awal, sebelum kemudian berkembang menjadi gerakan kolektif yang lebih besar.
Urian Angelo, Kreator Konten dari Baker Old, mengatakan bahwa mereka datang membawa ribuan roti untuk para petugas lapangan.
“Kami membawa sekitar 1.000 roti untuk dibagikan. Mungkin terlihat sederhana, tapi harapannya bisa menambah semangat teman-teman lapangan saat membersihkan fasilitas umum dan menjaga Jakarta tetap kondusif,” ujar Urian.
Aksi sosial ini tidak hanya tentang berbagi makanan atau minuman, tapi juga menunjukkan bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal-hal kecil—seperti segelas minuman, sepotong roti, atau kehadiran yang saling menguatkan.















