Massa Berpakaian Hitam Bakar Truk Polisi di Bandung

Massa Berpakaian Hitam Bakar Truk Polisi di Bandung/Instagram

FaktaBandung.ID – Penyerangan terhadap kendaraan kepolisian mewarnai aksi demonstrasi peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026) malam.

Sekelompok orang berpakaian serba hitam menyerang dan membakar satu unit truk Pengendalian Massa (Dalmas) milik polisi.

Peristiwa tersebut terjadi di persimpangan Jalan Sulanjana–Cikapayang sekitar pukul 21.27 WIB. Insiden ini berlangsung setelah aksi unjuk rasa utama di depan Kantor DPRD Jawa Barat berakhir. Demonstrasi sejak sore sebelumnya berjalan kondusif.

Kelompok tersebut diduga menggunakan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov untuk menyerang kendaraan polisi yang sedang melintas. Identitas para pelaku dan alasan di balik aksi penyerangan itu masih belum diketahui.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa truk Dalmas yang melintas tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang.

“Tiba-tiba diserang oleh rombongan, kemudian dengan melempari batu. Melempari batu, kemudian melempari kembang api dan petasan, sama bom molotov,” ujar Dedi.

Serangan tersebut membuat personel kepolisian yang berada di dalam truk bergegas keluar untuk menyelamatkan diri ketika kendaraan terbakar. Akibat lemparan batu, tiga anggota polisi mengalami luka di bagian kepala dan tangan.

Dedi memastikan ketiga anggota tersebut telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

“Anggota keluar dari truk, ada tiga orang yang kena di kepalanya dan tangannya. Anggota sudah diobati di rumah sakit, sudah mendapat penanganan medis,” tambahnya.

Selain membakar kendaraan kepolisian, kelompok berpakaian hitam itu juga membakar fasilitas umum berupa pembatas jalan.

Kericuhan di bawah jalan layang Pasupati turut memicu kepanikan warga sekitar dan wisatawan hotel. Suara petasan serta tembakan peringatan dari petugas keamanan terdengar di lokasi kejadian.

Meilana (32), pengunjung asal Bekasi yang menginap di kawasan Sulanjana, mengaku mendengar suara tembakan dari hotel tempatnya bermalam. Ia juga melihat kerumunan massa ketika kembali dari makan malam.

“Wah, ini demonya rusuh ya. Dari hotel kedengaran suara tembakan soalnya, tadi emang masih rame di bawah jalan layang pas kami balik dari makan,” kata Meilana.

Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat kini berupaya mengungkap identitas kelompok yang melakukan penyerangan. Petugas mengumpulkan rekaman video dari lokasi kejadian serta barang bukti sisa pembakaran.

Pengumpulan bukti tersebut dilakukan untuk membantu proses identifikasi para pelaku. Hingga berita ini ditulis, identitas dan motif penyerangan terhadap truk Dalmas itu masih menjadi teka-teki.

Peristiwa tersebut terjadi pada malam peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, ketika aksi demonstrasi utama di depan Kantor DPRD Jawa Barat sebelumnya berlangsung kondusif.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *