FAKTABANDUNG.ID — Aksi pencurian misterius menyasar Kantor Urusan Agama (KUA) Pusat Layanan Keagamaan (PUSAKA) Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Sebanyak 177 pasang blangko buku nikah dilaporkan hilang digondol pelaku, sementara barang-barang elektronik berharga seperti komputer, laptop, dan televisi di ruangan yang sama justru tidak tersentuh.
Guna mengantisipasi penyalahgunaan dokumen negara tersebut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon mengambil tindakan tegas dengan memblokir seluruh nomor seri dokumen yang hilang.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Cirebon, Yuto Nasikin, menegaskan bahwa pihaknya sedang mencocokkan nomor seri seluruh dokumen hilang sebelum diserahkan ke Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat dan Kemenag RI.
“Nomor seri buku nikah yang hilang sedang kami crosscheck. Nanti akan kami laporkan ke Kanwil dan pusat. Kalau suatu saat buku dengan nomor seri itu muncul di masyarakat, secara otomatis tidak sah secara hukum,” kata Yuto, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: PLN Perkuat Ekosistem Digital Nasional Lewat Pasokan Listrik Andal untuk Microsoft Indonesia
Pelayanan Pencatatan Nikah Diandalkan Tetap Aman
Insiden pembobolan ini pertama kali diketahui oleh petugas penjaga KUA Kesambi pada Minggu (26/7/2026) petang setelah melihat pintu belakang salah satu ruang kerja terbuka.
Meski ratusan dokumen hilang, Yuto memastikan pelayanan pencatatan pernikahan di Kecamatan Kesambi tidak akan terganggu.
Stok persediaan blangko buku nikah Kemenag Kota Cirebon dipastikan masih mencukupi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.
Kemenag juga mengajukan pengadaan pengganti blangko ke pusat sekaligus mengusulkan evaluasi keamanan gedung KUA Kesambi, seperti pemasangan gerbang, teralis, dan kamera pengawas (CCTV).
“Lokasi KUA Kesambi memang tergolong rawan karena berada di belakang bekas gedung Pengadilan Agama yang sudah tidak digunakan. Kami memang sedang membahas peningkatan keamanan, sayangnya musibah ini terjadi sebelum rencana itu terealisasi,” ungkap Yuto.
Polisi Periksa Tiga Orang Saksi
Penyidik Polsek Kesambi kini tengah mengusut tuntas motif dan identitas pelaku di balik aksi pencurian spesifik dokumen tersebut. Polisi telah memeriksa tiga orang saksi yang terdiri dari penjaga KUA, petugas keamanan, serta warga di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Promosi Film The Drama Gunakan Pengumuman Pertunangan Palsu Zendaya dan Robert Pattinson















