Faktabandung.id, NASIONAL – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan tema dan desain logo Hardiknas 2026 (Hari Pendidikan Nasional) di Jakarta pada Selasa. Peluncuran identitas visual ini menjadi simbol penguatan arah transformasi sistem pendidikan nasional yang diwujudkan melalui serangkaian program prioritas pemerintah di sektor pendidikan dasar dan menengah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa peluncuran logo tersebut juga dibarengi dengan penerbitan pedoman pelaksanaan peringatan Hardiknas 2026. Aturan teknis pelaksanaan peringatan tahunan ini tertuang secara resmi melalui Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026.
“Kami mencanangkan bulan Mei sebagai Bulan Pendidikan Nasional, menetapkan pula bahwa tema peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 adalah Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” kata Abdul Mu’ti di Jakarta pada Selasa.
Merujuk pada surat edaran tersebut, pihak kementerian turut memberikan imbauan instruksional kepada seluruh instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga kantor perwakilan Republik Indonesia (RI) di luar negeri. Seluruh instansi terkait diminta untuk menyelenggarakan upacara bendera secara serentak dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen.
Berkaitan dengan makna visualisasi logo Hardiknas 2026 yang digunakan untuk peringatan tahun ini, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa desain tersebut merepresentasikan semangat Hari Pendidikan Nasional. Visual logo sekaligus menggambarkan arah kebijakan transformasi pendidikan melalui tiga program prioritas utama Kemendikdasmen, yakni revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi sistem pembelajaran, serta peningkatan kesejahteraan guru.
Secara spesifik, elemen siluet manusia yang bergerak dinamis dan penuh semangat di dalam logo tersebut mencerminkan dukungan semesta. Simbol ini dimaknai sebagai kesiapan seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa berperan aktif dan berkontribusi langsung demi mewujudkan visi pendidikan bermutu untuk semua. Sementara itu, terdapat elemen garis lengkung yang mengitari logo utama yang melambangkan gerak maju, pelindungan, serta kesinambungan.
“Ini merepresentasikan revitalisasi satuan pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana, penguatan ekosistem sekolah, serta pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia,” kata Abdul Mu’ti.
Sebagai pelengkap, ia menambahkan bahwa dominasi warna biru yang membalut desain logo tersebut melambangkan nilai kepercayaan, kecerdasan, sikap profesionalisme, serta harapan akan masa depan yang cerah bagi pendidikan di Indonesia.















