Jawa Barat Perluas Kerja Sama Korea Selatan, Bidik Investasi hingga Pariwisata

Jawa Barat Perluas Kerja Sama Korea Selatan, Bidik Investasi hingga Pariwisata/FKN

FaktaBandung.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berupaya memperluas hubungan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan.

Kemitraan yang selama ini lebih banyak bergerak di bidang olahraga akan dikembangkan ke sektor ekonomi, perdagangan, pariwisata, kebudayaan, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Rencana tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan saat menerima kunjungan Wakil Gubernur Urusan Administrasi Gyeongsangbuk-do, Hwang Myeongseok, di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/11/2026).

Erwan menyebut hubungan kedua daerah memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kemitraan yang lebih produktif.

Perluasan kolaborasi diharapkan membuka kesempatan baru sekaligus memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat diplomasi antara Jawa Barat dan Gyeongsangbuk-do. Kami berharap melalui pertemuan ini dapat mempererat hubungan persahabatan yang telah terjalin sehingga membawa banyak manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah,” ujar Erwan.

Hwang Myeongseok menyambut positif rencana perluasan hubungan tersebut. Ia menjelaskan, kerja sama Jawa Barat dan Gyeongsangbuk-do telah berlangsung sejak 2010 melalui organisasi olahraga.

Selama lebih dari satu dekade, kedua wilayah telah menjalankan berbagai kegiatan dan pertukaran. Namun, Hwang menilai kemitraan tersebut perlu diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan melalui sektor lain.

“Selama ini pertukaran informasi mungkin lebih banyak mengutamakan bidang olahraga. Namun, mulai sekarang kerja sama juga bisa lebih difokuskan pada bidang ekonomi dan kebudayaan,” kata Hwang.

Ia juga mengungkapkan bahwa aparatur pemerintah Jawa Barat pernah mengunjungi Gyeongsangbuk-do. Generasi muda Jawa Barat pun pernah mengikuti kegiatan perkemahan budaya di Korea Selatan.

Menurut Hwang, Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam hubungan ekonomi Korea Selatan dan Indonesia.

Sejumlah perusahaan besar asal Korea Selatan, seperti Hyundai Motor, Samsung Electronics, dan Hankook Tire, telah beroperasi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Gyeongsangbuk-do memiliki pengalaman dalam pengembangan industri baja di Pohang serta industri elektronik dan semikonduktor.

“Gyeongsangbuk-do telah berperan penting dalam perkembangan industri Korea Selatan, terutama melalui industri baja di Pohang serta industri elektronik dan semikonduktor,” ungkap Hwang.

Selain perdagangan dan investasi, kedua daerah juga membidik kerja sama kebudayaan serta pariwisata. Hwang berharap kekayaan budaya tradisional dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata dan industri budaya.

“Kami berharap kedua daerah dapat saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan budaya tradisional menjadi daya tarik pariwisata dan industri budaya,” tuturnya.

Pemprov Jabar berharap kemitraan tersebut mampu memperluas peluang investasi, meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kerja sama yang terjalin sejak 2010 diharapkan berkembang menjadi kemitraan strategis bagi masyarakat kedua wilayah.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *