FAKTABANDUNG.ID – Kabar gembira bagi warga Kota Kembang. Bandara Husein Sastranegara ditargetkan kembali melayani penerbangan komersial mulai 17 September 2026 mendatang.
Rencana reaktivasi ini telah mendapatkan lampu hijau langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Langkah ini diperkuat melalui surat resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026.
Berdasarkan surat keputusan tersebut, bandara yang terletak di jantung Kota Bandung ini diizinkan kembali melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dan tidak berjadwal, baik rute domestik (dalam negeri) maupun internasional (luar negeri).
Tidak hanya itu, Bandara Husein Sastranegara juga dipastikan siap melayani penerbangan menggunakan pesawat bermesin jet maupun propeller (baling-baling).
Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa penentuan jadwal operasional tersebut merupakan hasil pembahasan intensif bersama jajaran pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat.
“Kemarin rapat hari Minggu seharian bersama seluruh jajaran dari kota sampai pusat di Bandung, kita bahas tentang Husein ini dan berbagai macam kemungkinannya dan yang paling mungkin sih 17 September,” ujar Farhan saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Senin (29/6/2026).
Baca Juga:
Persiapan Masuk Tahap Teknis dan Sarana Pendukung
Farhan menjelaskan bahwa rencana reaktivasi ini kini telah bergeser ke pembahasan teknis yang lebih mendalam. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai bergerak cepat untuk memperbaiki dan menyiapkan sejumlah sarana serta prasarana pendukung di sekitar kawasan bandara.
“Ini saya mau update dulu rapatnya bersama Dishub, DSDABM, dan juga DPKP termasuk juga Dishub Jawa Barat untuk memastikan mengenai alur dari kendaraan umum yang lewat kesana,” tambah Farhan.
Fokus pembenahan infrastruktur dari Pemkot Bandung akan mencakup perbaikan akses jalan, optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU), normalisasi drainase, hingga tata kelola area parkir.
Dua ruas jalan utama yang menjadi prioritas perbaikan adalah Jalan Abdurahman Saleh dan Jalan Pajajaran.
Terkait lahan parkir, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak militer. “Terus pengelolaan tempat parkir karena itu punyanya TNI AU, jadi kalau TNI AU bilang oke kita laksanakan segera,” cetus Farhan.
Injeksi Baru untuk Perekonomian Kota Bandung
Kembalinya aktivitas penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara diharapkan mampu menjadi stimulus baru bagi roda perekonomian ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.
Farhan optimis, konektivitas udara yang kembali terbuka lebar akan memberikan dampak domino yang positif bagi sektor transportasi, pariwisata, dan bisnis lokal.
Menurut Farhan, Kota Bandung saat ini sangat membutuhkan penggerak ekonomi baru yang segar.
Kehadiran kembali Bandara Husein sebagai pintu masuk udara diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang sempat melambat pasca-pengalihan penerbangan beberapa waktu lalu.













