FAKTABANDUNG.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan kompensasi penuh bagi para korban tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat mengunjungi para korban yang tengah menjalani perawatan di RSUD Bekasi, Selasa pagi (28/4/2026).
Didampingi sejumlah pejabat negara, Presiden Prabowo memastikan bahwa penanganan dampak kecelakaan yang terjadi pada Senin malam (27/4) tersebut menjadi prioritas utama pemerintah.
“Ya nanti ada, semuanya ada kompensasinya,” tegas Prabowo singkat kepada awak media terkait hak para korban.
Selain menjanjikan santunan, Presiden juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Ia memastikan bahwa langkah hukum dan evaluasi teknis segera dilakukan.
Presiden menyampaikan pemerintah segera mengadakan investigasi kejadian atas insiden ini.
Berdasarkan pantauan langsung di ruang perawatan, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja cepat tim medis. Beliau menyebut sebagian korban yang dirawat di RSUD Bekasi telah diperbolehkan pulang.
“Masih total 54 dan hampir semua sudah ditangani yang saya lihat, sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus, pokoknya semuanya sudah diurus,” ucap Presiden.
Update Korban: 14 Orang Meninggal Dunia
Data terbaru menunjukkan skala fatalitas kecelakaan ini meningkat dibandingkan laporan awal. Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, mengonfirmasi adanya penambahan jumlah korban jiwa hingga Selasa pagi.
“Data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan,” kata Bobby dalam keterangan resminya.
Bobby menekankan bahwa PT KAI memprioritaskan kenyamanan dan pemulihan para korban. Penanganan medis dilakukan secara tersebar di berbagai rumah sakit, mulai dari RSUD Bekasi, RS Bella, hingga RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
“KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan,” ujar Bobby.
Pengamanan Barang Penumpang
Selain urusan medis, KAI juga menaruh perhatian pada properti pribadi milik para pelanggan yang tertinggal di lokasi kejadian.
Bobby menjelaskan bahwa barang-barang tersebut telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found.
Proses pendataan dan pengelolaan barang dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung identifikasi serta kebutuhan penanganan lebih lanjut bagi para korban dan keluarganya.















