Daerah  

Pastikan Tak Ada Anak Tertinggal, Wapres Gibran Tinjau Distribusi Makan Bergizi di Raja Ampat

/Dok. Satwapres

FAKTABANDUNG.ID  – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri 2 Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada Rabu (22/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto telah terdistribusi dengan baik hingga ke wilayah terluar Indonesia.

Kehadiran Wapres di lokasi disambut oleh Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan, Kepala Dinas Pendidikan Herman Soor, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak sekolah.

Menu Sehat untuk Siswa

Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran memasuki beberapa ruang kelas untuk melihat langsung kualitas santapan yang diberikan kepada para siswa.

Menu yang disajikan hari ini terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tempe goreng, sayur singkong, serta buah apel sebagai pelengkap nutrisi.

Pemerintah berkomitmen agar pemenuhan gizi ini merata dan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses pangan layak.

Program ini menjadi strategi utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan mendukung tumbuh kembang optimal generasi penerus bangsa.

Antusiasme dari Ruang Kelas

Tidak hanya memantau teknis pelaksanaan, Wapres juga berinteraksi langsung dengan para murid untuk melihat respons mereka.

Keceriaan terpancar dari para siswa saat menikmati makan siang mereka. Tian, seorang siswa kelas 2C, menjadi salah satu anak yang merasa senang dengan hadirnya program ini.

 “Iya, suka,” ujar Tian singkat saat ditanya mengenai menu yang baru saja ia habiskan.

Sebagai informasi, SD Negeri 2 Waisai merupakan sekolah yang menaungi 671 siswa yang terbagi ke dalam 24 rombongan belajar. Operasional pendidikan di sekolah ini didukung oleh 45 tenaga pendidik dan kependidikan.

Melalui peninjauan ini, Wapres menegaskan bahwa keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis sangat krusial untuk menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat dan kompetitif di masa depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *