Presiden Iran Sebut Sejumlah Negara Mulai Upayakan Mediasi Konflik Kawasan

FAKTABANDUNG.ID – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah memulai langkah mediasi untuk meredam konflik di kawasan Timur Tengah.

Meski tidak menyebutkan identitas negara-negara tersebut, Pezeshkian menegaskan posisi Iran yang tetap terbuka pada perdamaian abadi.

Namun, ia memberi catatan keras bahwa kedaulatan dan martabat bangsa Iran adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dalam proses negosiasi apa pun, dilansir pada 7 Maret 2026.

Pezeshkian menyatakan bahwa mediasi seharusnya diarahkan kepada pihak-pihak yang telah meremehkan rakyat Iran dan memicu konflik bersenjata ini.

Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran negara-negara tetangga Arab yang mulai menghitung dampak serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat.

Iran bersikeras bahwa aksi militer mereka adalah bentuk pertahanan diri atas provokasi yang terjadi sebelumnya.

Posisi negara-negara Arab di sekitar Teluk kini berada di ujung tanduk. Mereka harus menyeimbangkan hubungan diplomatik dengan AS sembari menjaga keamanan infrastruktur energi mereka dari potensi serangan balasan.

Pezeshkian menekankan bahwa stabilitas kawasan hanya bisa tercapai jika semua pihak menghormati kedaulatan Iran dan berhenti melakukan intervensi militer yang merugikan stabilitas regional.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *