Asmara Berujung Pidana: Mahasiswi UIN Suska Riau Bersimbah Darah Dianiaya Teman Sendiri

Terduga membacok usai cinta ditolak oleh korban. (Dok. faktanasional.net)

FAKTANASIONAL.NET – Suasana akademik di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau berubah mencekam pada Kamis (26/2/2026).

Seorang mahasiswi menjadi korban penyerangan brutal menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh rekan sesama mahasiswa di depan ruang Fakultas Syariah dan Hukum.

Peristiwa tragis ini terjadi tepat saat korban sedang menunggu giliran untuk melaksanakan sidang munaqosah atau ujian proposal.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian bernama Dimas mengungkapkan bahwa insiden tersebut berlangsung sangat cepat dan mengejutkan para mahasiswa yang berada di sekitar area fakultas.

Menurut penuturannya, saat itu ia dan rekan-rekan lainnya sedang mengikuti perkuliahan di ruangan yang bersebelahan dengan lokasi kejadian.

Baca Juga: Sembunyikan Sabu di Rumah Walet, Pemuda 19 Tahun Diringkus Polsek Jelai Hulu

“Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal di ruangan Fakultas Syariah dan Hukum. Kami sedang belajar di ruangan sebelah,” ujar Dimas saat memberikan kesaksian.

Mendengar keributan yang tidak biasa dari luar kelas, Dimas segera mengecek situasi dan mendapati pemandangan mengerikan di mana pelaku tengah melayangkan kapak ke arah korban.

Situasi sempat membeku karena sejumlah mahasiswa yang menyaksikan kejadian tersebut tidak berani langsung memberikan pertolongan. Hal ini disebabkan pelaku masih memegang senjata tajam di tangannya.

“Saat kami lihat keluar, tampak pelaku sedang membacok korban di depan ruangan. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak,” tambah Dimas.

Beruntung, aksi brutal tersebut tidak berlangsung lebih lama setelah pihak keamanan kampus bergerak cepat menuju lokasi.

Petugas keamanan berhasil meringkus pelaku sebelum serangan yang lebih fatal terjadi. Pelaku kemudian langsung diserahkan kepada pihak kepolisian beserta barang bukti berupa sebilah kapak dan parang yang digunakan dalam aksinya.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah, mengonfirmasi bahwa saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Binawidya.

Pihak kepolisian masih berupaya menggali keterangan lebih dalam terkait kronologi lengkap dan motif di balik tindakan nekat tersebut.

“Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya bersama barang bukti senjata tajam berupa kapak dan parang. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian,” tegas Anggi.

Sementara itu, korban yang mengalami luka bacok cukup dalam pada bagian kepala dan tangan kini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian menduga kuat bahwa aksi kekerasan ini dilatarbelakangi oleh masalah asmara.

“Diduga dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan, namun kami masih mendalami motif dan kronologinya,” tutup Anggi.

Baca Juga: Oknum Anggota DPRD Bengkayang Jadi Tersangka Perusakan Lahan, Kuasa Hukum Pertanyakan Ketiadaan Penahanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *