FAKTABANDUNG.ID – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan progres signifikan dalam pemulihan konektivitas di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan data per 23 Februari 2026, fokus utama perbaikan mencakup infrastruktur jalan, jembatan, jaringan listrik, hingga layanan telekomunikasi.
Progres Pemulihan Jalan dan Jembatan
Di Provinsi Aceh, seluruh 38 ruas jalan nasional dan 17 jembatan nasional yang terdampak kini telah beroperasi secara fungsional.
Untuk tingkat daerah, sebanyak 1.521 jalan daerah (92 persen) dan 351 jembatan daerah (54 persen) juga sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
Kondisi serupa terlihat di Sumatera Utara. Sebanyak 30 jalan nasional dan 5 jembatan nasional telah pulih 100 persen.
Sementara itu, infrastruktur daerah menunjukkan progres yang sangat tinggi, di mana 98 persen jalan daerah dan 93 persen jembatan daerah sudah berfungsi normal.
Baca Juga: Komitmen TNI dalam Rehabilitasi Pascabencana: Lebih dari Sekadar Tanggap Darurat
Sementara itu di Sumatera Barat, seluruh infrastruktur nasional baik jalan maupun jembatan sudah beroperasi penuh.
Untuk infrastruktur daerah, tercatat 91 persen jalan telah fungsional, sedangkan perbaikan jembatan daerah telah mencapai angka 54,9 persen.
Listrik dan Telekomunikasi Pulih Total
Sektor komunikasi menunjukkan hasil yang sangat positif dengan kembalinya fungsi seluruh Base Transceiver Station (BTS) sebesar 100 persen di ketiga provinsi tersebut.
Untuk layanan listrik, Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya, sementara Aceh dan Sumatera Utara tinggal menyisakan sebagian kecil pelanggan yang masih dalam penanganan akhir.
Komitmen Percepatan Pembangunan
Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa percepatan ini krusial untuk memastikan distribusi logistik tidak terhambat.
Saat meninjau penyintas di Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (21/2/2026), ia menekankan pentingnya pembangunan kembali jembatan penghubung yang rusak.
Dalam upaya mempercepat proses teknis di lapangan, Tito mengaku telah menjalin koordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.
“Menteri PU saya sudah kontak tadi dan juga petugas PU. Menteri PU sudah sampaikan sama saya,” ujar Tito di sela acara buka puasa bersama masyarakat di Gedung MTQ Pidie Jaya.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat segera menuntaskan sisa perbaikan infrastruktur yang ada, sehingga mobilitas warga dan denyut ekonomi di wilayah Sumatera kembali pulih seperti sedia kala.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Bencana Sumatera, Mendagri Minta Relaksasi Aturan Pembelian Solar















