FAKTABANDUNG.ID – Kondisi udara di sejumlah kota besar di Indonesia terpantau mengkhawatirkan pada Kamis (23/4/2026) pagi.
Berdasarkan data situs pemantau polusi IQAir, wilayah Bandung, Tangerang Selatan (Tangsel), dan Surabaya mencatatkan indeks kualitas udara (AQI) di atas 150, yang masuk dalam kategori merah atau tidak sehat.
Hingga pukul 06.45 WIB, Bandung menduduki posisi pertama sebagai kota dengan polusi tertinggi di tanah air dengan poin AQI mencapai 169.
Kondisi ini memaksa masyarakat untuk lebih waspada terhadap dampak kesehatan yang mengintai.
Daftar Kota dengan Udara Terburuk di Indonesia
Lima wilayah di Indonesia mencatatkan angka polutan yang merugikan kesehatan bagi masyarakat umum, terutama kelompok rentan:
Bandung, Jawa Barat: AQI 169 (Tidak Sehat)
Tangerang Selatan, Banten: AQI 165 (Tidak Sehat)
Surabaya, Jawa Timur: AQI 159 (Tidak Sehat)
Bekasi, Jawa Barat: AQI 151 (Tidak Sehat)
Jakarta: AQI 122 (Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif)
Sebaliknya, kualitas udara paling bersih di Indonesia pagi ini ditemukan di Palangkaraya (AQI 39) dan Semarang (AQI 49), di mana keduanya masih berada dalam kategori baik.
Risiko Kesehatan dan Kelompok Sensitif
Paparan polutan PM2.5 yang tinggi pada kategori tidak sehat dapat memicu gangguan pernapasan serius. Pihak IQAir memberikan peringatan khusus bagi warga yang tinggal di zona merah tersebut.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip Kamis (23/4).
Kelompok sensitif yang dimaksud meliputi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru.
Masyarakat sangat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga kembali memperkuat imbauan bagi warga di lokasi pencemaran tinggi agar konsisten menggunakan masker.
Perbandingan Global: Indonesia vs Dunia
Secara global, kualitas udara di kota-kota besar Indonesia terpaut jauh dibandingkan dengan kota-kota dengan udara paling murni di dunia, seperti Portland, AS (AQI 5), San Francisco (AQI 11), dan Stockholm, Swedia (AQI 17).
Namun, kondisi di tanah air masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Lahore, Pakistan, yang pagi ini mencatatkan poin AQI 419.
Angka tersebut masuk dalam kategori Berbahaya, yang berarti dapat menimbulkan dampak kesehatan serius bagi seluruh populasi.
Mengenal Indeks AQI
Indeks Kualitas Udara (AQI) diukur berdasarkan konsentrasi enam polutan utama, yakni PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah. Rentang skor 0-50 dianggap baik, sementara skor di atas 300 sudah masuk dalam tahap darurat kesehatan atau berbahaya.
Bagi warga di wilayah Bandung Raya dan Jabodetabek, pemantauan kualitas udara secara berkala sangat dianjurkan sebelum memulai aktivitas harian guna meminimalisir paparan polusi jangka panjang.













