Daerah  

Pabrik Mebel di Cibolerang Bandung Ludes Terbakar, Api Merembet ke Gudang Plastik dan Konveksi

Ilustrasi kebakaran

FAKTABANDUNG .ID – Kebakaran hebat melanda kawasan industri Cibolerang, tepatnya di Gang Kurdi, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Rabu (12/3/2026).

Amukan si jago merah yang bermula dari sebuah bengkel produksi mebel dilaporkan merembet luas hingga menghanguskan tiga bangunan lainnya.

Tiga bangunan yang terdampak akibat rembetan api tersebut meliputi dua unit gudang plastik dan satu bangunan konveksi.

Material yang didominasi bahan mudah terbakar membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras untuk melokalisasi api.

Ketua RW 8 setempat, Tubagus, menjelaskan bahwa saat insiden terjadi, bangunan mebel sebenarnya dalam kondisi tanpa aktivitas. Namun, keberadaan bahan kimia dan material kayu di dalam ruangan memicu api membesar dalam waktu singkat.

“Banyak bahan mudah terbakar, terus tiner juga. Api pun langsung membesar menyebar ke konveksi dan rongsok,” kata Tubagus kepada wartawan di lokasi kejadian.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, Tubagus menyebutkan bahwa munculnya api diduga kuat berasal dari gangguan pada arus listrik di dalam pabrik mebel tersebut.

“Awalnya dari percikan listrik,” ujarnya singkat.

Meskipun api sempat merembet ke bangunan konveksi yang sedang terdapat aktivitas pekerja, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Para pekerja yang sedang beristirahat dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah menyadari adanya kobaran api.

“Dari info yang punya mebel tidak ada orang. Sedangkan di bangunan konveksi ada, tapi lagi istirahat. Bangunan kebakar, pekerja berhasil menyelamatkan diri,” jelas Tubagus.

Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung masih terus berjibaku di lapangan.

Sejumlah armada mobil pemadam terlihat hilir mudik untuk menyuplai pasokan air guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Akses jalan yang sempit di sekitar Gang Kurdi sempat menjadi tantangan bagi petugas, namun koordinasi di lapangan terus dilakukan untuk mempercepat proses pendinginan area terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *