Daerah  

Pemkab Bandung Bidik Efek Berganda Bagi UMKM dan Pariwisata di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemkab Bandung menargetkan gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 pada 21 September–6 Oktober dapat mendongkrak omzet UMKM lokal serta menggeliatkan sektor MICE dan pariwisata daerah./Dok. Antara Jabar

FAKTABANDUNG.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menargetkan dampak ekonomi yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor pariwisata daerah melalui penyelenggaraan turnamen sepak bola FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah menyampaikan bahwa agenda internasional ini dirancang agar tidak hanya berhasil dari segi operasional pertandingan, melainkan mampu menggerakkan ekosistem perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

“Intinya dari momentum FIFA ASEAN Cup ini, kita juga tidak hanya sukses dalam hal penyelenggaraan di stadion, tapi juga berharap ada multiplier effect yang bisa dihasilkan,” kata Dicky di Bandung, Rabu (12/8/2026).

Potensi transaksi ekonomi tersebut merujuk pada kesuksesan gelaran Piala Presiden 2026 sebelumnya. Salah seorang pedagang UMKM di kawasan stadion, Ati Sunarti, mengungkapkan omzet penjualannya melonjak hingga 200 persen dari rata-rata bulanan Rp1–2 juta menjadi Rp5–6 juta hanya dalam hitungan jam saat hari pertandingan.

“Tapi di sini, kemarin kami sampai Rp5-6 juta, itu cuma berapa jam, bukan sehari. Soalnya bisa ramainya itu sore sampai malam,” tutur Ati.

Dicky menilai pengalaman tersebut menjadi indikator riil daya serap pasar yang besar, terlebih FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi mendatangkan wisatawan dan pendukung dari berbagai negara kawasan.

“Diharapkan ada pemberdayaan ekonomi masyarakat, juga MICE, pariwisata dan hotel dan restoran bisa menjadi ajang kena pendapatan daerah,” ujar Dicky.

Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, dengan Stadion Si Jalak Harupat disiapkan mendampingi Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Pemkab Bandung saat ini masih menunggu kepastian pembagian jadwal pertandingan guna memetakan proyeksi arus pergerakan penonton serta kesiapan sektor penunjang.

Baca Juga: John Herdman Optimistis Cetak Sejarah Baru bagi Timnas Indonesia di Piala ASEAN 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *