Daerah  

Tiga Hari Pencarian, Bocah 5 Tahun yang Hanyut di Ciamis Ditemukan Meninggal Dunia

/Dok. BPBD Kab. Ciamis

FAKTABANDUNG.ID – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Arkenan (5), bocah yang dilaporkan hanyut sejak Selasa lalu, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.

Korban ditemukan di Leuwi Cariang, yang merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa operasi pencarian hari ketiga ini melibatkan kekuatan penuh yang terbagi ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).

Kronologi Penemuan Korban

Pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan mengerahkan tiga unit perahu dari BPBD, Basarnas, dan Tagana untuk menyisir sungai, sementara satu tim pendukung bersiaga di jalur darat.

“Seluruh tim melaksanakan penyisiran ke arah hulu Sungai Citanduy secara bersamaan,” ujar Ani melalui pesan singkat.

Setelah melakukan penyisiran selama lebih dari satu jam, tim gabungan berhasil menemukan posisi korban di wilayah Kelurahan Benteng.

“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” lanjut Ani.

Proses Identifikasi dan Evakuasi

Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan perahu menuju Dermaga Bulak Biru sebagai titik awal pencarian.

Sekitar pukul 09.56 WIB, jenazah dipindahkan ke ambulans PMI Kabupaten Ciamis untuk dibawa ke RSUD guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Ani mengonfirmasi bahwa identitas jenazah yang ditemukan sesuai dengan ciri-ciri korban yang dilaporkan hilang.

“Identitas korban dinyatakan sama sesuai dengan laporan orang hilang yaitu Arkenan. Identitas korban dikonfirmasi pada pukul 11.15 WIB,” ucap Ani.

Jarak Penemuan dari Lokasi Awal

Titik penemuan korban di Leuwi Cariang berada sekitar 1,6 kilometer dari lokasi awal hilangnya korban di Perumahan Lembah Medina.

Arkenan sebelumnya dilaporkan hilang pada Selasa (10/3/2026) sore setelah diduga terbawa arus selokan di area perumahan yang bermuara ke Sungai Ciluncat hingga ke Sungai Citanduy.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan di DAS Citanduy resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *