Yayasan Sakuranesia Fasilitasi Kerjasama Teknologi Pembayaran Digital Indonesia dengan Alliex Vietnam

Yayasan Sakuranesia fasilitasi PT Tasi Venture dan Alliex Vietnam dalam penerapan Teknologi Pembayaran Digital Indonesia guna tingkatkan transparansi keuangan UMKM. (Dok. Ist)

Faktabandung.id, NASIONAL – Yayasan Sakuranesia memfasilitasi pertemuan strategis antara PT Tasi Venture Indonesia dan Alliex Vietnam Joint Stock Company untuk menjajaki peluang penerapan Teknologi Pembayaran Digital Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung transparansi serta efisiensi sistem transaksi keuangan, khususnya bagi pelaku usaha di tanah air.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat Alliex Vietnam yang berlokasi di Keangnam Hanoi Landmark Tower, Hanoi, Vietnam. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memperluas adopsi teknologi digital guna mendukung transformasi ekonomi pada sektor produktif di Indonesia.

Mendorong UMKM Menjadi Lebih Bankable

Setya Warsukianto, perwakilan dari PT Tasi Venture Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi yang dikembangkan oleh Alliex Vietnam memiliki keunggulan pada integrasi sistem yang komprehensif. Sistem ini dilengkapi dengan fitur pemantauan secara real-time serta pelaporan yang akurat bagi para penggunanya.

“Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, memiliki sistem pencatatan transaksi yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan laporan keuangan yang lebih transparan dan bankable, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pembiayaan formal dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Setya dalam keterangan persnya.

Selain untuk pelaku usaha, teknologi dengan kemampuan monitoring transaksi ini dinilai strategis dalam mendukung berbagai program nasional. Hal ini mencakup penguatan ekosistem distribusi bantuan pemerintah agar lebih tepat sasaran, serta penguatan sistem keuangan bagi pekerja migran Indonesia.

“Transformasi digital dalam sistem transaksi keuangan tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Sistem monitoring dan pelaporan terintegrasi dapat menjadi bagian dari solusi untuk mendukung distribusi program ekonomi nasional secara lebih tepat sasaran dan terukur,” tambah Setya.

Komitmen Global untuk Ekonomi Inklusif

Founder Yayasan Sakuranesia, Tovic Rustam, menegaskan bahwa penguatan sistem pembayaran digital adalah faktor krusial bagi pembangunan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Yayasan Sakuranesia terus mendorong kolaborasi global dalam bidang teknologi guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Direktur Alliex Vietnam Joint Stock Company, Mr. Park Byoung-gun, menyambut positif penjajakan ini. Ia menyatakan kesiapan Alliex untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekosistem keuangan digital di Indonesia yang dikenal sangat dinamis.

“Kami melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang sangat dinamis di kawasan Asia Tenggara. Alliex siap mendukung pengembangan sistem teknologi pembayaran digital yang dapat membantu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas sistem keuangan, termasuk bagi UMKM dan sektor ekonomi produktif lainnya,” ungkap Mr. Park.

Alliex Vietnam sendiri merupakan perusahaan teknologi finansial yang menyediakan solusi pembayaran terintegrasi, termasuk sistem point-of-sale (POS) dan pemrosesan transaksi elektronik. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat transformasi digital sektor keuangan serta memperkuat penerapan Teknologi Pembayaran Digital Indonesia di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *